3 Jenis-jenis Pelanggaran Hukum Agama Yang Terjadi Di Masyarakat

aturan adalah aturan hidup bagi warga negara dalam lingkungan. dapat dikatakan, tatanan hidup warga, baik berupa perbuatan dan perilaku, semuanya diatur berdasarkan norma. Pelanggaran terhadap norma juga pada umumnya akan dikenakan sanksi yang jelas, baik berupa ejekan, biaya ganti rugi maupun hukuman penjara.

seiring berkembangnya zaman, penerapan norma dalam masyarakat mulai terkikis. Banyak pula pola perilaku yang menyimpang dari norma-norma. Adapun wujud penyelewengan pada norma yang marak terjadi di Indonesia, antara lain:

1. Norma Agama
ialah norma yang membahas tentang konektivitas makhluk hidup dengan Allah. Orang yang melanggar norma agama biasanya pasti berurusan dengan Allah di Saat ia meninggalkan bumi.

jenis penyelewengan norma ini, yakni perjudian, tidak mematuhi perintah orang tua, mencuri barang, berzinah, menghina agama lain, menghina sesama manusia, seks bebas, atau mabuk-mabukan.

2. Norma Kesopanan
Norma kesopanan merupakan norma yang timbul dari tatanan hidup penduduk. hal yang paling utama dari norma ini yaitu untuk terciptanya konektivitas antara sesama. norma kesopanan lebih mengarah ke sikap atau etikat baik kita di dalam masyarakat.

Hakikat dari norma ini berupa kelayakan atau ketaatan. norma ini tidak berlaku di kancah dunia. dikarenakan setiap negara memiliki tatanan bertutur kata yang berbeda-beda.

bentuk pelanggaran norma ini, adalah berkata kasar kepada orang tua, berkata kasar, membuang ludah sembarangan, memanggil nama orang yang lebih tua secara langsung tanpa imbuhan (mas dan mbak), makan sambil berbicara, berkunjung ke rumah orang lain tanpa permisi, memukul piring dengan sendok, atau mengambil sesuatu dengan tangan kiri.

3. Norma Kesusilaan
Norma kesusilaan menjadi norma yang berasal dari dalam hati manusia. penyelewengan pada norma ini akan mengakibatkan sedikit penyesalan yang cukup dalam bagi yang melakukannya.

norma ini berlaku secara universal. Artinya diperuntukkan pada seluruh warga yang tinggal di bumi. tetapi, wujud hukuman dari norma ini sedikit berbeda dibandingkan dengan Indonesia.

macam penyelewengan norma kesusilaan, berupa pembackan, berbohong, pemerkosaan, bersikap curang, juga memfitnah.

4. Norma Kebiasaan
norma ini ialah norma yang sifatnya harus dilaksanakan, tetapi tidak bersumber oleh presiden. Norma ini bersifat turun-temurun juga bersumber pada adat istiadat.

jenis pelanggaran norma kebiasaan, yaitu mengenakan pakaian seksi, berbicara saat makan, dan buang air tanpa lihat tempat.

5. Norma Hukum
Norma hukum menjadi norma yang berasal oleh pemerintah negara. hukuman dari norma ini cukup tegas karena telah dituliskan dalam ayat-ayat UU. jenis sanksi dari norma ini bersifat tegas. dengan kata lain setiap orang yang menyeleweng dari aturan hukumnorma hukum} pasti menerima hukuman yang setimpal tanpa pandang bulu.

Contoh penyelewengan norma ini, antara lain melanggar rambu lalu lintas, penyelundupan uang rakyat, merampok, mencuri, mengganggu ketenangan di masyarakat, taruhan, penjuala sabu-sabu, dan menyuap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *