4 Contoh Pelanggaran Hukum Adat Yang Sering Terjadi Di Dalam Masyarakat

aturan merupakan pedoman hidup bagi warga negara pada lingkungan pergaulan. dapat dikatakan, sistem hidup warga, baik berupa perbuatan atau tingkah laku, semuanya diatur berdasarkan norma. Pelanggaran pada norma pun biasanya akan terkena sanksi, dapat berupa ejekan, biaya ganti rugi maupun hukuman penjara.

Seiring berjalannya waktu, penerapan norma dalam masyarakat sudah mulai menghilang. ada banyak sekali tindakan yang menyeleweng dari aturan-aturan yang ada. beberapa contoh penyelewengan pada norma yang marak terjadi di tanah air, dapat berupa:

1. Norma Agama
Merupakan norma yang berisi tentang konektivitas manusia dan Tuhan. siapapun yang tidak mentaati norma ini pada dasarnya pasti berhadapan dengan Tuhan pada Saat ia meninggalkan bumi.

bentuk penyelewengan norma agama, yaitu perjudian, tidak mematuhi perintah orang tua, mencuri barang, berzinah, mengejek agama lain, merendahkan martabat manusia, seks bebas, dan minum-minuman keras.

2. Norma Kesopanan
Norma kesopanan ialah norma yang timbul dari susunan kehidupan warga negara. yang dibahas dari norma kesopanan yakni untuk terciptanya koneksi antara satu orang dengan orang lain. norma kesopanan menekankan sikap dan etikat baik kita di dalam masyarakat.

Hakikat dari norma ini ialah kelayakan dan kepatuhan. norma ini tidak dipakai secara global. Karena masing-masing negara memiliki susunan sopan santun yang berbeda-beda.

bentuk pelanggaran norma ini, adalah melawan orang tua, berkata kasar, membuang ludah di sembarang tempat, menyebut nama orang yang lebih tua tanpa imbuhan (mas dan mbak), berbicara ketika makan, masuk ke rumah orang lain tanpa permisi, memukul mangkok dengan sendok, atau mengambil sesuatu dengan tangan kiri.

3. Norma Kesusilaan
norma ini merupakan norma bersumber dari lubuk hati manusia. Pelanggaran pada norma kesusilaan akan menimbulkan adanya rasa sesal yang cukup dalam bagi pelakunya.

norma ini diperuntukkan secara global. Artinya diterapkan di seluruh negara di dunia. Hanya saja, bentuk hukuman dari norma ini sedikit tidak sama dengan hukuman di Indonesia.

macam pelanggaran norma kesusilaan, antara lain pembackan, berdusta, memperkosa, bersikap tidak adil, juga fitnah.

4. Norma Kebiasaan
norma ini ialah norma yang sifatnya harus dilaksanakan, namun tidak bersumber oleh pejabat negara. Norma ini bersifat diwariskan dan berasal dengan budaya.

bentuk penyelewengan norma ini, berupa memakai pakaian seksi, makan bersuara, juga BAB di sembarang tempat.

5. Norma Hukum
norma ini menjadi norma yang berasal oleh pejabat negara. hukuman akibat pelanggaran norma ini sangatlah keras dikarenakan sudah dituliskan dalam isi UU. macam sanksi dari norma ini bersifat paksaan. dengan kata lain siapa saja yang melanggar hukumnorma hukum} dipastikan mendapat hukuman yang sama tanpa pandang jabatan.

bentuk penyelewengan norma ini, yakni pelanggaran rambu-rambu lalu lintas, kasus korupsi, merampok, pencurian, membuat rusuh, tawuran, penjuala sabu-sabu, atau sogok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *