Memahami Konsep Hukum Acara Perdata Internasional

Sebagai makhluk sosial yang saling berinteraksi, manusia tak bisa lepas dari satu dengan yang lain. Kebutuhan untuk saling menerima dan memberi menuntut untuk terus dilakukan. Dalam aspek saling berhubungan itu pula, manusia kerap menimbulkan problematika tertentu.

11

Problematika yang kerap muncul dalam interaksi, biasanya diselesaikan dengan menciptakan sebuah aturan. Mana yang boleh dilakukan selama melakukan interaksi, mana yang tak boleh dilakukan, dan mana pula yang bakal menimbulkan sanksi atau hukuman ketika di langgar. Ini yang kini secara sederhana kita sebut sebagai hukum.

Hukum yang berupa kumpulan-kumpulan kaidah tertentu demi terciptanya kemakmuran dan keserasian selalu dibatasi. Ada yang dibatasi dengan bidangnya, ada yang dibatasi pada ruang berlakunya. Sehingga secara umum, hukum akan dibedakan menjadi hukum perdata, hukum pidana dan hukum tata negara.

Hukum yang mengatur ruang antar pribadi disebut hukum perdata, hukum yang mengantur pribadi dengan publik (negara) disebut pidana dan hukum yang mengatur bagaimana negara dijalankan disebut hukum tata negara. Pertanyaanya, lalu bagaimana dengan hukum yang mengatur antar pribadi beda negara?

Apa itu Hukum Acara Perdata Internasional?

Sebuah peristiwa hukum, bisa muncul antara orang dengan orang dalam satu negara, tetapi bisa juga beda negara. Yang muncul dalam satu negara, menggunakan hukum perdata, sementara yang beda negara dalam ranah privat muncul hukum perdata internasional.

Jadi dapatlah disimpulkan bahwa hukum perdata internasional adalah hukum yang mengatur hubungan privat antar individu atau subyek hukum lainya di mana keduanya terikat dengan hukum perdata yang berbeda.

Misalnya PT X berasal dari negara X dan PT Y berasal dari negara Y melakukan kerjasama di negara Z. Maka perjanjian kerjasama tersebut tidak bisa serta merta diselesaikan menggunakan ketentuan negara X.

Tidak bisa pula serta merta menggunakan ketentuan negara Y ataupun negara Z.  Perjanjian semacam ini tentu berbeda dengan perjanjian yang dilakukan oleh dua subyek hukum yang sama-sama terikat dengan satu hukum (hukum indonesia) dan dilaksanakan di indonesia.

Segala ketentuan yang berlaku dalam perjanjian antara PT X dan PT Y untuk melakukan kerjasama, ini menjadi sumber hukum perdata bagi keduanya. Lalu di manakah letak hukum acara perdata internasional?

Hukum acara adalah hukum yang mengatur bagaimana langkah-langkah (beracara) dalam bidang hukum tertentu. Jika dihubungkan dengan kata perdata, berarti ya hukum yang mengatur bagaimana beracara dalam hukum perdata.

Bagaimana sebuah kasus diselesaikan dalam ranah hukum perdata. Sama juga dengan hukum acara pidana, berarti bagaimana beracara dalam hukum pidana.

Hukum acara perdata internasional berarti bagaimana cara beracara atau menegakkan hukum perdata internasional.

Ia merupakan hukum formil dari hukum perdata internasional, sehingga tanpa hukum acara perdata internasional, hukum perdata internasional tidak ada gunanya. Bahkan tidak dapat bekerja dan tak dapat ditegakkan.